Ads Top

Dandim Berserta Forkompimda Lakukan Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

Dandim Berserta Forkompimda Lakukan Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19

 


Klaten – Dalam rangka penanganan Covid-19 Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo,S.I.P bersama dengan Bupati , Kapolres dan seluruh Forkopimda Klaten melaksanakan Rapat Evaluasi Perkembangan Covid-19 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten.Jumat (25/06/21)

 

Rapat tersebut dihadiri oleh Hj. Sri Mulyani Bupati Klaten, H. Yoga Hardaya SH M.H. Wakil Bupati Klaten, Drs H Jaka Sawaldi MM. Sekretaris Daerah Kab. Klaten, Letkol Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P Komandan Kodim 0723/Klaten dan AKBP Edy Suranta Sitepu S.I.K M.H Kapolres Klaten.

 

Selain itu tampak hadir pula  AKBP Eko Prasetyo, S.H, S.IK, M.H Pejabat Baru Kapolres Klaten, Dwi Raharjanto, SH (asi Datun Kejaksaan Negeri Klaten, Dr. Ronny Roekminto M.Kes Asisten I / Pemerintahan dan Kesra Pemkab Klaten, H Sri Winoto SH Asisten III / Administrasi Umum Pemkab Klaten, dr. Limawan Dir. RS. Bagas Waras Klaten, dan Perwakilan Kepala OPD Terkait.

serta  Perwakilan Danramil, Kapolsek, Camat dan Kepala Desa.

 

Pada kesempatan tersebut Hj. Sri Mulyani bahwa pengunjung tempat pariwisata se-Soloraya akan dikendalikan, hajatan warga dibatasi hanya 10 orang dan jam operasional toko modern, angkringan dan tradisional dibatasi sampai dengan Pukul 20.00 telah menjadi kesepakatan bersama.

 

" penambahan pasien covid 19 yang signifikan disebabkan dari kontak erat transmisi local, dan kegiatan Vaksin secara masal atau serentak jangan sampai menjadikan kerumunan, " kata Bupati.

 

Menurut analisa dan evaluasi Hj Sri Mulyani bahwa persediaan Oksigen harus di perhatikan, Relawan pemulasaran jenazah membutuhkan APD, Vitamin dan tambahan Armada mobil. Selain itu RT, RW, relawan, jogo tonggo harus segera untuk di Vaksin.

 

Sementara menurut Letkol Inf Joni Eko Prasetyo S.I.P bahwa semua kebijakan pemerintah daerah di Solo raya alangkah baikany disamakan. Pada saat itu juga Dandim berharap dengan adanya Rumah Sakit Baru RS. Muhamadiyah Prambanan untuk di buat regulasi penggunaan rumah sakit sebagai rujukan khusus Covid-19.

 

" Kabupaten Klaten dalam posisi resiko tinggi, kita harus benar-benar laksanakan penerapan PPKM Mikro secara tepet dan benar, " ungkap Dandim.

 

Dr. Cahyono Widodo M.Kes mengungkapkan bahwa upaya penambahan tempat tidur di RS untuk pasien covid sudah di laksanakan, untuk persiapan RS Lapangan juga sudah koordinasi dengan RS. Muhammadiyah. dan dalam penanganan pasien covid harus memperhatikan hulu dan hilir.

 

Kegiatan rapat evaluasi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Klaten juga di ikuti secara Virtual oleh Camat dan Direktur Rumah Sakit Rujukan Covid 19 Kabupaten Klaten. (Red )

No comments:

Powered by Blogger.